Gejala Infeksi Saluran Kemih

Gejala Infeksi Saluran Kemih – Infeksi saluran kemih bisa menjadi awal dari gagal ginjal, sering terjadi pada wanita  karena konstruksi saluran kemihnya lebih rawan kena infeksi.

Penyakit Infeksi Saluran Kemih

Di Amerika Serikat, infeksi saluran kemih menyerang 21 % wanita dewasa setiap tahunnya, dan 2-4 % diantaranya kurang beruntung karena mengalami infeksi yang terjadi secara terus-menerus. Lebih dari 5 juta wanita setiap tahunnya mengunjungi dokter karena gangguan infeksi saluran kemih yang umumnya disebabkan dari infeksi saluran kemih yang tidak terkontrol dan dapat berkembang menjadi peradangan pada kandung kemih.

Walaupun infeksi saluran kemih ini diterapi dengan antibiotika, sebagian pasien mengalami kondisi yang semakin parah menjadi infeksi kandung kemih dan infeksi ginjal dengan konsekuensi yang serius.

 

Gejala Infeksi Saluran Kemih, seperti :

  1. Rasa panas atau nyeri ketika buang air kecil
  2. Rasa ingin sering buang air kecil
  3. Urine berbau busuk, mengandung darah atau nanah dan terlihat keruh
  4. Rasa sakit yang menetap diperut bagian bawah

Apabila Gejala Infeksi Saluran Kemih ini semakin memburuk akan mengakibatkan pada komplikasi yang terjadi yang kemudian menjadi salah satu tanda awal dari infeksi ginjal yang cukup serius dengan ditandai oleh gejala seperti : sakit punggung, badan demam hingga membuat badan menggigil. Jika terus berlangsung bisa menyebabkan kerusakan ginjal menetap.

Gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK) sering dicurigai pada pasien manula (atau anak-anak) yang datang dengan confusion atau keadaan umum yang memburuk. Yang terutama penting dalam konteks ini (seperti ISK lain) adalah memastikan adanya piuria yang menyertai pertumbuhan bakteri dari urine karena bakteri dapat tumbuh pada pemeriksaan urine karena proses pengambilan urine yang tidak steril.

Infeksi saluran kemih bagian bawah merupakan bagian dari gangguan pada saluran kandung kemih yang umumnya banyak menyerang pria. Secara umum, infeksi saluran kemih bawah yang menyerang kandung kemih ditandai dengan terlalu sering ingin baung air kecil dan terkadang disertai dengan rasa perih seperti terbakr saat buang air kecil. Gejala-gejala tersebut terkadang didukung oleh rasa sakit atau nyeri di bagian tulang alat vital dan pinggang.

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Sementara, seseorang yang terserang infeksi saluran kemih bagian atas yang menyerang ginjal sama dengan infeksi saluran kemih bagian bawah, namun infeksi saluran kemih atas ini biasanya disertai oleh rasa demam tinggi dan nyeri pinggul.

Tiap gejala pada infeksi saluran kemih ini dirasakan berbeda pada seseorang yang menderita infeksi saluran kemih. Hal ini berdasarkan dari tingkat usia, jenis kelamin dan bagian yang terinfeksi hingga penyebab awal terjadinya infeksi saluran kemih.

Infeksi saluran kemih jika terlambat diobati akan bedampak buruk. Gejala yang kemudian muncul adalah rasa mual ingin muntah yang di kelilingi oleh gejala lainnya yang merupakan gejala infeksi saluran kemih yang dapat disertai oleh darah atau nanah ketika air seni keluar.

Penanganan Infeksi Saluran Kemih

Penyakit infeksi saluran kemih bawah biasanya dilakukan penanganan dengan cara intake cairan yang lebih banyak, pemberian obat antibiotika yang adekuat dan jika memang dibutuhkan terapi simptomatik untuk alkalinisasi urin :

  1. Hampir sekitar 80% pasien biasanya mereka akan memberikan suatu respon paling tidak setelah 48 jam dengan mengonsumsi antibiotika tunggal, misalnya seperti ampisilin 3 gram, trimetropim 200 mg.
  2. Jika infeksi yang terjadi dnegan menetap yang juga disertai dengan kelainan dari urinalisis atau leukosuria yang memang dibutuhkan dari terapi konvensional selama 5-10 hari.
  3. Pemeriksaan dari mikroskopis urin dan kemudian biakan urin yang memang tidak dibutuhkan jika semua gejala sudah hilang dan juga tanpa adalah leukosuria.

Jika pasien mengalami infeksii yang terjadi dengan berulang :

  1. Atau disertai dengan faktor predisposisi, maka terapi antimikroba yang dilakukan dengan intensif yang diikuti dengan koreksi dari faktor resikl.
  2. Tanpa menggunakan faktor predisposisi, terapi yang bisa dilakukan adalah mengenai asupan cairan yang banyak, kemudian cuci setelah melakukan senggama yang disertai dengan melakukan terapi antimikroba dengan dosis tunggal.
  3. Melakukan terapi antimikroba dalam jangka waktu panjang sampai mencapai 6 bulan.

Pasien dengan kasus sindroma uretra akut dengan cara hitungan kuman dan membutuhkan obat antibiotika yang leb ih kuat. Infeksi dari klamidia yang bisa memberikan suatu hasil dengan lebih baik lagi dengan menggunakan tetrasiklin. Infeksi yang bisa diakibatkan oleh mikroorganisme anaerobik yang memang dibutuhkan antimikroba yang serasi misalnya adalah dengan golongan kuinolon.

Terapi jangka panjang yang dilakukan pada penyakit infeksi saluran kemih maka biasanya akan diberikan antara lain adalah obat trimetroprim-sulfametoksazol dengan dosis yang rendah mencnapai 40-200 mg yang dilakukan paling tidak 3 kali dalam seminggu dan dilakukan setiap malamnya. Flurokuinolon dengan dosis yang rendah, nitrofurantoin makrokristal 100 mg yang dilakukan setiap malam. Lama pengobatan biasanya dilakukan paling tidak selama 6 bilan dan jika memang dibutuhkan bisa diperpanjang selama 1-2 tahun lagi.

Komplikasi yang terjadi pada infeksi saluran kemih adalah batu saluran kemih, okstruksu saluran kemih, sepsis, infeksi kuman yang bersifat multisistem, dan terjadinya gangguan pada fungsi ginjal.

Itulah informasi mengenai penyakit infeksi saluran kemih, gejala infeksi saluran kemih dan juga penyebab infeksi saluran kemih. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Terimakasih.

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Posted in Gejala Infeksi Saluran Kemih | Tagged , , , , | Comments Off on Gejala Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih Pada Pria

Infeksi Saluran Kemih Pada Pria  – Umumnya infeksi saluran kemih terjadi pada wanita. Tetapi bukan berarti kaum pria harus mengabaikan penyakit jenis ini loh, karena fakta menunjukkan bahwa infeksi saluran kemih juga dapat terjadi pada pria.

Infeksi Saluran Kemih Pada Pria

Infeksi Saluran Kemih Pada Pria

 

Pada umumnya infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri Escherichia coli yang pada dasarnya hidup di dalam usus besar dan disekitar anus. kemungkinan bakteri tersebut masuk ke dalam saluran uretra seseorang pada saat buang air besar ataupun saat buang air kecil. Infeksi saluran kemih juga dapat disebabkan oleh iritasi setelah anda melakukan hubungan seksusal dan dan juga akibat dari terganggunya kinerja pengosongan urine pada kondisi tertentu.

Infeksi saluran kandung kemih dapat terjadi saat bakteri atau mikroorganisme lainnya, yang umumnya tidak ada di dalam urine yang melekat pada pembukaan uretra dan dapat berkembang biak. Uretra yaitu saluran yang berhubungan dengan kandung kemih yang akan mengeluarkan dari dalam tubuh dan akan digunakan membuang air kecil.
Bakteri dan mikroorganisme akan sulit untuk menjangkau kandung kemih pria dan mungkin dapat menyebabkan infeksi, hal tersebut dikarenakan pria mempunyai uretra yang lebih panjang di bandingkan dengan uretra pada wanita.

Gejala awal yang terjadi adanya infeksi saluran kandung kemih pada pria yaitu urine yang keluar akan terlihat lebih keruh dari biasanya, adanya dorongan yang kuat ingin buang air kecil, namun ketika ingin dikeluarkan hanya sedikit urine yang bisa dikeluarkan, begitupun urin yang dihasilkan berwarna pekat dan memiliki bau yang busuk.

Infeksi Saluran Kemih Pada Pria

Infeksi Saluran Kemih Pada Pria

 

Gejala infeksi kandung kemih dapat menyebabkan rasa terbakar atau sakit yang hebat pada saat buang air kecil. Apabila kondisi infeksi tersebut sudah kronis (parah) maka akan terdapat darah di dalam urine anda. darah yang terdapat dalam urine terjadi ketika infeksi sudah cukup parah sehingga dapat menyebabkan dinding kandung kemih menjadi meradang. Darah dalam urine adalah tanda bahwa anda mengalami kondisi yang sudah parah dan harus melakukan penanganan medis yang serius.

Gejala lain dari infeksi saluran kemih pria adalah rasa nyeri atau tekanan di daerah panggul bawah dan juga disertai demam tinggi. Anda juga akan mengalami sakit perut bagian depan dan di daerah punggung bawah. Nyeri akibat infeksi kandung kemih ini akan dirasakan mulai dari rasa nyeri yang ringan hingga rasa nyeri yang sangat hebat. Dan apabila anda melakukan hubungan seksual anda akan mersakan sakit.

Namun anda tidak perlu khawatir karena anda dapat melakukan pencegahan gejala infeksi saluran kandung kemih pada pria.

  • Jangan menunda buang air kecil apabila anda sudah merasakan ingin buang air kecil
  • Membersihkan pula pembukaan uretra
  • Minumlah jus cranberry untuk mengurangi infeksi saluran kemih untuk menjaga link eksternal. Pada jenis tertentu tannin, disebut juga jenis proanthocyanidin, hanya dapat anda temukan di dalam cranberry dan blueberry untun mencegah kepatuhan patogen tertentu (contohnya E.Coli) untuk sel epitel dan kandung kemih.
  • Berikan antibiotik yang rendah pada malam hari untuk membantu mencegah sebaliknya yang tidak dapat dijelaskan dalam kasus cystitis berulang.
  • Akupuntur salah satu alternatif yang efektif untuk mencegah infeksi baru. Ada studi yang menununjukkan bahwa infeksi saluran kandung kemih akan terjadi dikurangi dengan 5 persen selama enam bulan. Akan tetapi, studi tersebut mendapat kritikan karena beberapa alasan.
  • Mengaja foley kateter dari menyumbat dengan biofilm akan membantu mencegah stasis urine di dalam kandung kemih, yang dapat berfungsi sebagai media bagi perkembangan bakteri pada tubuh anda.
  • Biasakan mandi dengan menggunakan gayung atau shower, dan tidak dengan cara berendam.

Gejala infeksi saluran kemih dibedakan menjadi dua yaitu bagian bawah dan atas. Infeksi pada bagian bawah terjadi di eretra dan kandung kemih.

Berikut Gejala Infeksi Saluran Kemih Bagian Bawah :

  • Rasa ingin selalu buang air kecil
  • Nyeri atau sakit saat buang air kecil
  • Seperti ada tekanan pada pinggang
  • Nyeri pada punggung
  • Bau urine yang sangat menyengat
  • Warna urine yang keruh, terkadang bercampur dengan darah

Sedangkan Gejala Infeksi Saluran Kemih Bagian Atas Terjadi di Ureter dan Ginjal. Gejala-gejalanya sebagai berikut :

  1. Diare
  2. Mual dan muntah
  3. Demam dan tubuh menggigil
  4. Nyeri pada bagian selangkangan, pinggang dan bahkan punggung.
  5. Disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter apabila anda mengalami gejala-gejala infeksi saluran kemih tersebut agar pengobatan pemberian antibiotik dapat secepatnya dilakukan. Dan bila anda biarkan terutama infeksi saluran kemih bagian atas dapat mengakibatkan komplikasi yang serius seperti gagal ginjal.
  6. Bagi penderita infeksi saluran kemih sangat berisiko lebih tinggi akan mengalami komplikasi menderita diabetes, gangguan ginjal, dan jika sistem kekebalan tubuhnya sedang dalam kondisi yang lemah, misalnya kemotrapi.
Posted in Gejala Infeksi Saluran Kemih | Tagged , , | Leave a comment

Gejala Infeksi Saluran Kemih dan Cara Mengatasinya

Gejala Infeksi Saluran Kemih dan Cara Mengatasinya – Menurut Dr. Arry, beberapa penderita infeksi saluran kemih, mungkin tidak merasakan gejala. Sedangkan kebanyakan akan mengalami gejala seperti sering berkemih namun yang keluar hanya sedikit-sedikit. Saat bekemih timbul rasa sakit atau terbakar pada daerah perut bagian bawah atau pada uretra dan tidak dapat menahan rasa ingin berkemih. Urin yang keluar dapat berwarna keruh atau seperti bernanah atau mungkin tampak kemerahan jika terdapat darah. Infeksi yang mencapai ginjal dapat disertai dengan demam, mual, muntah dan nyeri pada pinggang.

Gejala Infeksi Saluran Kemih dan Cara Mengatasinya

Gejala Infeksi Saluran Kemih dan Cara Mengatasinya

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Untuk memastikan Gejala Infeksi Saluran Kemih dan Cara Mengatasinya dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan sampel urine, untuk melihat adanya bakteri atau tanda-tanda infeksi. Pemeriksaan darah juga mungkin diperlukan untuk melihat adanya reaksi tubuh terhadap infeksi atau kemungkinan adanyainfeksi penyakit prostat. Pada kasus tertentu, mungkin diperlukan pemeriksaan rontgen menggunakan zat kontras yang disuntikkan, pemeriksaaan uktrasonografi atau cystoscopy. Pemeriksaan ini terutama diperlukan jika infeksi saluran kemih terjadi berulang kali atau tidak membaik dengan pemberian obat-obatan dari dokter.

Mengatasi Infeksi Saluran Kemih

Bagaimana mengatasi infeksi saluran kemih? Gejala Infeksi Saluran Kemih dan Cara Mengatasinya dilakukan dengan cara seperti terapi.  Sama seperti infeksi lainnya, untuk mengatasi infeksi saluran kemih diperlukan terapi menggunakan antibitoik yang sesuai dengan kemungkinan kuman penyebab infeksi saluran kemih. Untuk memastikan infeksi yang terjadi, sebaiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter terdekat. Yang terpenting adalah mencari tahu penyebab utama terjadinya infeksi. Jika penyebab utama infeksi saluran kemih tidak diatasi, infeksi dapat terjadi berulang kali dan bahkan menyebabkan kerusakan pada ginjal. Untuk mengurangi nyeri, dokter biasanya juga akan meresepkan obat anti nyeri.

Menurut Dr. Arry Gejala Infeksi Saluran Kemih dan Cara Mengatasinya  sebenarnya cukup sederhana. Terutama adalah dengan minum air putih dengan jumlah yang cukup banyak setiap hari, agar urin yang dikeluarkan cukup banyak untuk menyapu bersih kuman yang bercokol di saluran kemih.

Umumnya kebutuhan cairan pada orang dewasa adalah 35-50 cc/kgBB/hari. Hindari kebiasaan menahan kencing dan hindari hubungan seksual jika pasangan sedang mengalami infeksi. “Dan pada kasus infeksi menular seksual, masing-masing pasangan harus diobati pada saat yang bersamaan untuk menghindari efek ping-pong.

Penyakit infeksi saluran kemih sendiri terjadi tergantung dari beberapa faktor misalnya adalah seperti usia, gender atau jenis kelamin, prevalensi bakteureria, dan juga akibat faktor predisposisi yang bisa mengakibatkan terjadinya perubahan pada struktur saluran kemih dan salah satunya adalah ginjal. Dan selama periode usia dalam waktu beberapa bulan atau juga lebih dari 65 tahun wanita biasanya cenderung mengalami masalah penyakit infeksi saluran kemih dibandingkan oleh pria. Kecuali jika memang disertai dengan adanya faktor predisposisi atau pencetus. Pravalensi bakteureria asimptomatik yang biasanya lebih sering ditemukan pada wanita. Prevalensi selama periode sekolah yang mengalami peningkatan mencapai 1% dan meningkat menjadi 5% selama periode yang aktif dengan seksual. Prevalensi infeksi asimptomatik yang akan mengalami peningkatan yang bisa mencapai 30%. Untuk laki-laki atau juga untuk wanita yang memang disertai dengan faktor predisposisi misalnya seperti berikut litiasis, obstruksi saluran kemih, penyakit ginjal polikistik, nekrosis papilar, penyakit diabetes melitus pasca transplantasi ginjal, nefropati analgesik, penyakit sickle-sell, senggama, kehamilan dan akibat penggunaan Kb dengan cara table progesterone, dan juga akibat kateterisasi.

Pemeriksaan yang dilakukan pada penyakit infeksi saluran kemih adalah dengan melakukan analisan urin yang harus dilakukan dengan rutin dan teratur. Pemeriksaan mirksokop urin yang segar namun tanpa menggunakan puter, kultur urin dan juga jumlah dari kuman atau Ml urin yang merupakan salah satu bentuk protocol standar atau juga untuk pendekatan dari diagnosus penyakit infeksi saluran kemih. Kemudian pengambilan dari kolesksi urin, suhu dan juga teknik tranportasi sampel urin yang memang harus sesuai dengan protocol yang sangat dianjurkan sekali. Kemudian investigasi selanjutnya yang dilakukan paling utama adalah renal imaging procedures yang tidak boleh rutin dan harus dilakukan berdasarkan dari indikasi yang paling kuat. Kemudian pemeriksaan dari radiologis yang dimaksud disini adalah untuk membantu mengetahui adanya suatu batu atau juga suatu kelainan secara anatomis yang merupakan salah satu bentuk dari faktor predisposisi infeksi saluran kemih. Renal imaging procedures untuk membantu investigaasi faktor predisposisi infeksi saluran kemih juga termasuk USG, radiografi, dan juga isotop scanning.

Obat infeksi saluran kemih yang digunakan adalah antibiotika. Hasil dari uji lultur serta tes sensitivitas yang bisa sangat membantu dalam pemilihan dari antibiotika yang paling tepat. Dan efektivitas dari terapi antibiotika pada infeksi saluran kemih. Idealnya adalah bahwa obat antibiotika yang dipilih untuk membantu mengobati infeksi saluran kemih harus mempunyai beberapa sifat seperti :

  1. Bisa diabsorpsi dengan baik
  2. Bisa ditoleransi oleh pasien
  3. Bisa mencapai kadar yang paling tinggi di dalam urin
  4. Mempunyai spektrum yang paling terbatas untuk jenis miroba yang sudah diketahui atau juga sudah dicurigai.

Pemilihan dari jenis obat antibiotika yang memang juag harus disesuaikan oleh pola resistensi lokal, dan disamping itu juga harus tetap memperhatikan riwayat dari obat antibiotika yang bisa digunakan oleh pasien.

Gejala Infeksi Saluran Kemih dan Cara Mengatasinya

Posted in Gejala Infeksi Saluran Kemih | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Gejala Infeksi Saluran Kemih Pada WanitaInfeksi saluran kemih tidak hanya menyerang pria, anak-anak bahkan dapat terjadi pula pada wanita. Wanita yang menderita infeksi saluran kemih bawah dapat diobati dengan antibiotik dan peningkatan aspan cairan sebagao pasien rawat jalan. Banyak wanita yang sudah begitu kenal dengan gejala infeksi saluran kemih. Infeksi ini biasanya dimulai dengan dorongan yang terus-menerus untuk buang air kecil atau perasaan panas saat buang air kecil. Urine juga bisa berdarah, keruh, berbau keras atua rasa nyeri di bagian bawah perut.

Gejala Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Gejala Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Infeksi Saluran Kemih

Sekitar 50% wanita akan mengalami infeksi saluran kemih pada suatu saat dalam masa hidupnya. Pada wanita yang rentan mengalami infeksi saluran kemih berulang dengan E.coli. Perbandingan infeksi saluran kemih adantara wanita dan pria adalah 30:1.

Mengapa wanita cenderung lebih mudah terserang infeksi saluran kemih, walaupun sebagaian besar diderita oleh pria. Hal ini disebabkan oleh uretra lebih pendek dibandingkan pada pria, sehingga mempermudah bakteri salah jalan ke atas pada jalan satu arah ini. Pada wanita uretra juga berlokasi lebih dekat dengan rektum, dan terdapat lebih banyak bakteri di area ini yang dapat menemukan jalan masuk ke dala kandung kemih. Aktivitas seksual juga dapat mendesak bakteri masuk ke dalam urine yang steril.

Infeksi saluran kemih adalah salah satu bagian dari masalah gangguan kesehatan yang cukup mengkhawatirkan yang dapat terjadi pada setiap orang tanpa memandang bulu dan status sosial ekonomi. Infeksi saluran kemih ini cukup banyak diderita oleh masyarakat indonesia pada umumnya. Di Amerika Serikat, penderita infeksi saluran kemih cukup banyak hingga mencapai 8,3 juta jiwa dari total penduduk.

Umumnya penyakit infeksi saluran kemih ini banyak menghinggapi pada wanita dibanding dengan pria, hal ini disebabkan wanita memiliki risiko 5 kali lebih besar terserang penyakit demikian dibanding dengan pria, jika penyakit infeksi saluran kemih ini melanda pada kaum pria akan lebih besar risiko terhadap timbulnya penyakit komplikasi yang cukup berbahaya seperti gangguan pada kelenjar prostat, penurunan seksual.

Penyebab infeksi pada saluran kemih ini bervariasi namun umumnya banyak ditemukan kasus penyebab dari saluran kemih ini adalah adanya bakteri Enscherichia coli (E.coli) yang merupakan bakteri penyebab utama dari infeksi saluran kemih. Wanita yang memiliki peluang lebih besar terhadap penyakit ini disebabkan oleh uretra wanita lebih pendek dibanding pria, infeksi saluran kemih ini akan semakin memburuk ditambah apabila ada batu pada saluran kemih yang bercampur dengan bakteri tersebut.

Kemungkinan adanya bakteri tersebut dapat disebabkan oleh bakteri yang ditularkan pada hubungan seksual pada salah satu pasangan yang memiliki keputihan atau jamur chlamidia dan mikoplasma yang dimiliki pria atau wanita dan hanya menyerang bagian uretra dan bagian sistem reproduksi lainnya.

Sebagai upaya pencegahan dan pengobatan dini dengan menerapkan pola hidup yang bersih dengan rajin membersihkan organ intim seusai melepas hajat atau usai melakukan hubungan seksual, jangan menahan kencing terlalu lama, dan buang air kecil usai berhubungan intim.

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Beberapa gejala infeksi saluran kemih pada wanita adalah :

  1. Sering buang air kecil
    Salah satu gejala infeksi saluran kemih pada wanita yang sering terjadi adalah dorongan untuk buang air kecil yang akan semakin meningkat. Dan bahkan rasa ini biasanya akan muncul setelah Anda baru saja melakukan buang air kecil dan mengosongkan kandung kemih Anda.
  2. Disuria
    Disuria merupakan salah satu gejala infeksi saluran kemih pada wanita yang sering terjadi juga. Munculnya rasa sakit disaat  buang air kecil adalah salah satu gejala yang umum. Dan bukan hanya itu saja, jika Anda mengalami masalah infeksi saluran kemih, maka kemungkinan untuk muncul rasa panas misalnya seperti sensasi terbakar disaat sedang buang air kecil.
  3. Darah di dalam urin
    Infeksi saluran kemih bisa terjadi akibat dari bakteri yang berkembang yang ada di dalam saluran kemih. Kemudian bakteri ini kemudian bisa menyerang ke lapisan udara yang bisa mengakibatkan darah keluar lewat urin. Dan kondisi yang seperti ini disebut sebagai kondisi hematuria.
  4. Demam tinggi dan mengalami kelelahan
    Disaat infeksi saluran kemih terjadi mencapai ke ginjal, maka biasanya wanita akan mengalami demam tinggi. Selain itu juga mereka kemungkinan mengalami kelelahan dan juga mual.
  5. Sakit punggung
    Disaat infeksi saluran kemih terutama dibagian atas terjadi, maka bisa mengakibatkan terjadinya rasa sakit punggung yang muncul. Umumnya dirasakan di punggung bawah dan juga pada bagian pangkal paha. Dan untuk beberapa kasus, penderita juga kemungkinan mengalami masalah sakt perut yang sangat parah dan juga mengalami kram.

Sedangkan gejala infeksi saluran kemih pada wanita dan pada pria berbeda. Pada pria biasanya gejala yang muncul adalah rasa sakit yang muncul pada usus besar yang terjadi di dekat anus. Dan sedikit berbeda juga jika infeksi yang terjadi sudah bisa mencapai ke ginjal dan juga saluran yang menghubungkan pada ginjal serta ureter. Biasanya untuk penderita akan merasakan munculnya rasa sakit pinggang belakang dan mengalami demam.

Itulah informasi mengenai penyakit infeksi saluran kemih dan juga gejala infeksi saluran kemih. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Terimakasih.

Gejala Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Posted in Gejala Infeksi Saluran Kemih | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Infeksi Saluran Kemih Pada Anak

Gejala Infeksi Saluran Kemih Pada Anak – ISK atau Infeksi saluran kemih biasanya disebabkan oleh bakteri, infeksi dapat terjadi dari bakteri yang masuk melalui kulit di sekitar kelamin atau anus atau dapat juga memlalui aliran darah. Infeksi ini dapat diobati dengan mudah tapi pengobatan yang terlambat dapat menyebabkan komplikasi serius. Komplikasi dapat timbul bila urine dari kandung kemih masuk kembal ke arah ginjal yang menimbulkan kerusakan penyakit ginjal atau gagal ginjal.

Gejala Infeksi Saluran Kemih Pada Anak

Gejala Infeksi Saluran Kemih Pada Anak

Infeksi Saluran Kemih Pada Anak

Pada bayi yang baru lahir, baik perempuan maupun laki-laki, mempuanyi risiko terkena infeksi saluran kencing yang sama besarnya. Namun bila sudah besar, anak perempuan memiliki risiko lebih besar untuk terkena infeksi ini.

Gejala Infeksi Saluran Kemih Pada Anak biasanya pada bayi hanyalah kegelisahan si kecil disertai demam tinggi. Karena tidak terdapatnya gejala-gejala yang spesifik, banyak kasus ISK pada bayi yang luput dari pendeteksian dini sehingga sering menimbulkan komplikasi. Pada beberapa kasus, bayi dan anak dapat memperlihatkan Gejala Infeksi Saluran Kemih Pada Anak yang umum adalah sebagai berikut :

– Anak lebih sering kencing dari biasanya
– Sakit saat kencing atau kencing berdarah
– Air kencing berbau
– Sakit perut atau pinggang
– Demam atau tanpa demam
– Mual dan kadang disertai muntah

Anak yang diduga menderita ISK memerlukan penanganan dokter. Dokter akan melalukan beberapa pemeriksan laboratorium untuk memastikan adanya Gejala Infeksi Saluran Kemih Pada Anak. Setelah itu biasanya dilakukan kultur untuk mengetahui jenis bakteri yang menyebabkan ISK agar dapat diberikan antibiotika yang sesuai.

Masalah infeksi saluran kemih yang terjadi biasanya bisa dilakukan dengan cara menggunakan toilet. Dan kasus infeksi yang terjadi pada anak wanita biasanya bisa lebih terjadi dibandingkan dengan anak laki-laki karena anak perempuan biasanya mempunyai saluran uretra yang lebih pendek. Dan bakteri yang memang biasanya menyerang bagian uretra serta kandung kemih. Untuk kasus yang lebih buruk lagi, infeksi ini bisa mencapai pada ginjal.

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Pencegahan infeksi saluran kemih yang dilakukan pada anak adalah :

  1. Memberikan ASI pada anak
    Walaupun hal ini memang membutuhkan waktu, bayi yang bisa terlindungi dari terjadinya masalah infeksi saluran kemih dan setelah menerima ASI dalam waktu selama 3 bulan.
  2. Membiasakan anak untuk mengeringkan organ vitalnya dari arah depan ke belakang
    Usaha dalam mencegah terjadinya infeksi saluran kemih pada nanak akan membantu dalam mengurangi suatu kemungkinan bakteri yang masuk ke dalam daerah uretra.
  3. Membiasakan anak untuk melakukan buang air kecil dengan teratur
    Dengan cara mengawasi mereka asupan air putih yang harus dikonsumsi anak. Anada juga harus memastikan bahwa mereka buang air kecil dilakukan dengan teratur. Seorang anak yang minimal harus dengan melakukan buang air kecil dilakukan paling tidak setiap empat jam sekali, dan sebelum mandi serta sebelum tidur.
  4. Memilih jenis celana dalam yang paling tepat
    Anda juga harus menhindari pemakaian dari celana dalam yang terlalu ketat. Apalagi utnuk anak perempuan. Sebaiknya Anda juga harus mulai menghindari pemakaian dari celana dalam yang biasanya terbuat dari bahan nilon dan juga bahan sintetik yang lain yang bisa mendorong dari terjadinya pertumbuhan bakteri.
  5. Lakukan pemeriksaan ke dokter jika anak Anda mengalami demam dan bau urin yang menyengat, warnanya keruh atau juga mengandung kadnungan darah. Selain itu, jika anak Anda mengalami beberapa gejala yang tidak jelas maka sebaiknya lakukan pemeriksaan ke anak Anda misalnya jika anak Anda mengalami masalah sakit perut, sering buang air kecil dan juga tidak bisa menahannya atau mengompol padahal sudah bisa buang air kecil sendiri di toilet.

Sangat penting sekali dalam melakukan penanganan infeksi saluran kemih. Biasanya jika Anda melakukan pemeriksaan ke dokter, maka dokter akan memberikan obat antibiotik yang bisa diminum. Karena jika infeksi saluran kemih dibiarkan dalam waktu yang lama maka hal ini akan menyebabkan gangguan terjadinya penyakit ginjal.

Hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya adalah :

  1. Pipis paling tidak minimal setiap 3 jam, menahan pipis yang akan membuat bakteri menjadi berkembang dengan baik dan baisanya anak lebih sering lupa buang air kecil.
  2. Jika setelah buang air kecil, maka sebaiknya bersihkanlah kemaluan dan juga depan ke belakang.

Karena pada anak, infeksi saluran kemih adalah salah satu infeksi urutan kedua yang terjadi setelah infeksi saluran pernapasan. Mikroorganisme yang biasanya paling sering terjadi yang bisa menyebabkan terjadinya infeksi saluran kemih adalah bakteri aerob. Dan saluran kemih normal yang tidak ditempat oleh bakteri atau juga jenis bakteri yang lain. Karena itu urin yang ada di dalam ginjal dan juga buli-buli biasanya bersifat steril. Namun, walaupun seperti itu uretra yang ada di bagian bawah yang paling utama pada wanita yang ditepat oleh bakteri dengan jumlahnya yang lama kelamaan akan semakin berkurang pada bagian yang mendekati pada daerah kadnung kemih.

Biasanya bisa dibeakan atas infeksi saluran kemih atas dan infeksi saluran kemih bawah. Komplikasi yang terjadi adalah septisemia dan urolitiasis. Dan saluran kemih yang biasanya sering menjadi sumber bakteriemia yang akibatkan oleh suatu penutupan yang bisa mendadak oleh batu atau juga instrumentasi pada penyakit infeksi saluran kemih.

Gejala Infeksi Saluran Kemih Pada Anak

Posted in Gejala Infeksi Saluran Kemih | Tagged , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih – Untuk mencegah penyakit infeksi saluran kemih dapat dilakukan upaya pencegahan, namun untuk upaya tersebut perlu dilakukan suatu pemeriksaan terlebih dahulu batu yang terkandung di dalam saluran kemih hingga menimbulkan infeksi terdiri dari komponen apa saja, sehingga tindakan pencegahan pun dapat dilakukan dengan baik.

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Penyakit Infeksi Saluran Kemih

Jika sudah ditemukan hasil dari penyebab terbentuknya batu, kemudian batu akan dianalisis dan dilakukan pengukuran untuk mengetahui komponen apa saja yang terkandung dalam saluran kemih.

Penyebab dari gejala infeksi saluran kemih adalah :

  1. Muara saluran kemih wanita yang ada di depan vagina. Dan biasanya lokasi ini berdekatan dengan daerah dubur. Hal inilah merupakan faktor posisi yang merupakan salah satu hal yang menjadi pencetusnya. Akibatnya yang terjadi adalah bahwa bakteri E coli dari dubur dengan bisa lebih mudah bermigrasi alias jalan menuju ke daerah saluran kencing atau juga menuju ke daerah uretra. Hal ini bisa saja terjadi jika memang kaum wanita biasanya kurang memperhatikan kebersihan dari alat kelamin mereka.
  2. Untuk wanita dengan gejala infeksi saluran kemih karena saluran kemih mereka yang pendek. Dan biasanya saluran ini disebut dengan uretra, selain itu panjangnya bisa mencapau kurang lebih 2 sentimeter-2,5 sentimeter di depan vagina. Berbeda dengan pria, mereka biasanya mempunyai uretra yang lebih panjang dan hal ini beruntung mempunyai prostat yang mempunyai tugas dalam melawan kuman.
  3. Sedangkan dengan posisi berjongkok yang bisa menjadi salah satu kebiasaan pada wanita disaat mereka sedang buang air kecil pada lantai kamar mandi yang tidak bersih yang bisa mengakibatkan terjadinya percikan balik dari daerah alat kelamin disaat kita sedang buang air kecil dan cebok. Padahal pada lantai kamar mandi atau juga pada wc umum yang banyak kuman-kuman. Jadi sebaiknya Anda berhati-hati jika memang harus terpaksa buang air kecil pada tempat yang umum.

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Gejala infeksi saluran kemih yang terjadi jika memang terjadi pada saluran kencing atau uretra atau kandungan  kemih, maka biasanya gejala yang akan dirasakan adalah sering buang air kecil, walaupun air yang keluar sedikit atau mengalami anyang-anyangan. Dan selain itu juga disaat sedang buang air kecil saluran kemih biasanya akan terasa lebih panas dan juga terasa lebih perih. Terkadang juga akan keluar cairan yang warnanya kental dan warnanya agak kekuningan serta baunya yang seperti nanah. Biasanya jarang disertai dengan adanya demam.

Sedangkan gejala infeksi saluran kemih pada wanita bisa terjadi munculnya rasa sakit pada daerah tulang kemaluan, sementara untuk pria yang biasanya merasakan sakit pada bagian daerah usus besar di dekat anus. Dan sedikit berbeda denga  infeksi yang terjadi yang sudah mencapai ke daerah ginjal atau juga saluran yang bisa menghubungkannya pada ginjal serta ureter.

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Upaya Pencegahan Infeksi Saluran Kemih yang dapat dilakukan adalah :

  1. Dengan mengkonsumsi obat diuretik thiazid seperti trichlormetazid yang dapat membantu mengurangi pembentukan batu yang baru dalam saluran kemih.
  2. Banyak mengkonsumsi air putih mineral minimal 8-10 gelas perhari atau 1-2 liter per hari atau lebih disesuaikan dengan kebutuhan tubuh akan cairan. Diyakini dengan banyak mengkonsumsi air putih mineral dapat membantu memperkecil pembentukan batu dan dapat menghancurkan batu di saluran kemih yang kemudian keluar melalui urine yang agak berpasir.
  3. Lakukan cara diet cepat rendah kalsium dengan memenuhi natrium selulosa fosfat. Namun lakukan lah diet sehat dan tetepa menyeimbangkan kebutuhan tubuh akan sumber vitamin dan komponennya agar tubuh tidak kekurangan asupan dari nilai vitamin dan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.
  4. Pencegahan Infeksi Saluran Kemih Untuk meningkatkan kadar sitrat (zat penghambat pembentukan batu kalsium) di dalam air kemih, diberikan kalium sitrat.
  5. Untuk mengurangi kadar oksalat yang tinggi dalam air kemih yang merupakan pendukung dari terbentuknya batu kalsium yang berasal dari jenis makanan kaya oksalat. Penderita infeksi saluran kemih ini harus mengurangi dan membatasi asupan makanan seperti bayam, coklat, kacang-kacangan, merica dan teh.
  6. Pencegahan Infeksi Saluran Kemih Berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter terkait agar dapat penangganan lebih lanjut jika batu kalsium yang terbentuk di dalam saluran kemih ini mengakibatkan adanya komplikasi penyakit lainnya seperti hiperparatiroidisme, sarkoidosis, keracunan vitamin D, asidosis tubulus renalis atau kanker.

Batu kalsium

Jika terbentuknya batu disaluran kemih terbentuk karena adanya batu kalsium yang dialami seseorang karena hiperkalsiuria yang dimana kadar kalsium di dalam air kemih sangat yinggi melebih batas normal.

Batu Asam Urat

Apabila infeksi saluran kemih ini terjadi karena adanya pembentukan batu akibat penyakit asam urat atau adanya penumpukan kristal urat dapat dicegah dengan melakukan upaya, seperti :

  1. Dengan mengurangi asupan makanan yang berasal dari daging, ikan dan sejenis unggas. Hal ini disebabkan jenis makanan tersebut dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam air kemih.
  2. Dengan mengkonsumsi obat yang dianjurkan oleh dokter terkait untuk mengurangi pembentukan asam urat.
  3. Untuk mengurangi tingkat keasaman pada air kemih dan membuat air kemiih semakin alkalis atau basa dapat diberikan obat yang mengandung jenis kalium sitrat dengan resep dan petunjuk dokter.
  4. Perbanyak minum air putih setiap harinya minimal 2 liter atau lebih.

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Posted in Gejala Infeksi Saluran Kemih | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment